KUDUS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan
Kudus menggelar edukasi anti-bullying bagi siswa sekolah dasar di Desa Undaan
Lor. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni di SDN 3 Undaan Lor pada
Senin, 10 Agustus 2026 dan SDN 2 Undaan Lor pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan
berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB, dengan peserta siswa kelas 4–6
di SDN 3 Undaan Lor dan kelas
3–6 di SDN 2 Undaan Lor.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian, bentuk, dan
dampak bullying. Siswa diajak mengenali berbagai perilaku bullying yang dapat
terjadi di lingkungan sekolah serta memahami pentingnya menjaga ucapan dan
tindakan terhadap teman. Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan sesi
diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan pendapat
dan berbagi pengalaman tidak mengenakkan yang mereka alami akibat tindakan
bullying. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa bullying bukan hanya tentang apa yang dilakukan kepada seseorang, tetapi juga tentang bagaimana perasaan orang yang menerimanya. Karena itu, kami memberikan ruang kepada mereka untuk bercerita dan menyampaikan pengalaman yang pernah dialami,” ujar Fara, mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus yang turut mengisi sesi diskusi interaktif.
Pict Source: Foto Pribadi
Dalam sesi tersebut, beberapa siswa berani mengungkapkan perasaan seperti sedih, malu, takut, maupun tidak nyaman. Mahasiswa KKN mengajak siswa untuk berani berbicara ketika mengalami atau menyaksikan bullying serta tidak ragu meminta bantuan kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya. Siswa juga diajak memahami pentingnya saling menghargai dan menjaga perasaan satu sama lain.
Sebagai
penutup, siswa mengikuti sesi menulis harapan, pesan, dan kesan setelah
mengikuti kegiatan. Sesi refleksi ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk
menuangkan pemikiran dan perasaan mereka secara lebih bebas. Melalui program
tersebut, mahasiswa KKN UIN
Sunan Kudus berharap dapat menanamkan kesadaran anti-bullying sejak dini agar
siswa mampu menjadi teman yang baik, berani menolak bullying, serta turut
menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Penulis:
Faradila Nur Hasanah



No comments:
Post a Comment