Pict Source: Foto Pribadi
KUDUS — Mahasiswa Kelompok KKN 091 UIN Sunan Kudus
melaksanakan ziarah ke Kompleks Makam dan Masjid Menara Sunan Kudus pada Sabtu
(1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian awal pelaksanaan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus bentuk penghormatan terhadap warisan
spiritual dan kearifan lokal masyarakat Kudus.
Seluruh anggota kelompok mengikuti kegiatan dengan
berangkat secara rombongan menuju kompleks makam. Sesampainya di lokasi,
mahasiswa melaksanakan tahlil dan doa bersama sebagai ikhtiar untuk memohon
keberkahan, kemudahan, serta kelancaran selama menjalankan program pengabdian
di Kelurahan Kerjasan.
Koordinator Desa KKN 091, Ahmad Riziq Maftuh, mengatakan
bahwa ziarah tersebut tidak hanya menjadi kegiatan spiritual, tetapi juga
menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal dan menghargai budaya masyarakat
setempat. “Ziarah ini menjadi langkah awal kami untuk memohon keberkahan dan
kelancaran selama melaksanakan KKN. Selain itu, kami ingin belajar menghargai
nilai-nilai keagamaan serta kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat
Kudus,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan
etika keberagamaan dan semangat inkulturasi budaya kepada mahasiswa. Dengan
demikian, pelaksanaan KKN tidak hanya berorientasi pada program kerja, tetapi
juga memperhatikan nilai-nilai sosial, budaya, dan spiritual yang berkembang di
lingkungan masyarakat.
Menurut salah satu mahasiswa KKN 091, Muhammad Dimas
Rizqi Ananda, menyampaikan bahwa kegiatan ziarah memberikan kesan tersendiri
sebelum mahasiswa memulai rangkaian pengabdian. “Kami berharap kegiatan ini
menjadi pengingat agar selama KKN kami dapat menjaga sikap, menghormati
masyarakat, dan menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Melalui ziarah dan doa bersama tersebut, mahasiswa KKN
091 UIN Sunan Kudus secara simbolis menandai dimulainya masa pengabdian di
Kelurahan Kerjasan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan bagi mahasiswa
untuk menjalankan seluruh program KKN dengan semangat kebersamaan,
kebermanfaatan, dan penghormatan terhadap budaya lokal.

No comments:
Post a Comment