Warta Journalizm

Warta Journalizm KPI UIN Sunan Kudus

Post Page Advertisement [Top]

Ibu-Ibu PKK Desa Panjang 'Melek' Hukum: Cara Cerdas Mahasiswa UIN Kudus Cegah Korban Penipuan Digital

Ibu-Ibu PKK Desa Panjang 'Melek' Hukum: Cara Cerdas Mahasiswa UIN Kudus Cegah Korban Penipuan Digital

Foto milik pribadi yang diambil saat kegiatan berlangsung

Kudus  — Mahasiswa Program Studi Komunikasi Dan Penyiaran Islam (KPI) Semester 4 dari kelas C4 KPI melakukan penyuluhan dan edukasi mengenai literasi digital dengan topik utama “ Waspada Penipuan Online “ kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah hukum etika dan media massa di bawah bimbingan dosen pengampu, Ibu Primi Rohimi, S.Sos., M.S.I. diselenggarakan di Aula Balai Desa Panjang, Kec Bae, Kabupaten Kudus Pada Jumat (17/05/26).

Penyuluhan ini menargetkan ibu-ibu penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Panjang sebagai peserta utama. Langkah ini diambil bukan karena tanpa alasan, banyak dari kaum ibu-ibu sering kali menjadi target empuk para pelaku kejahatan digital karena keterbatasan literasi digital mereka. Saat ini modus penipuan semakin beragam dan licik, mulai dari phishing, penipuan berkedok belanja online, undian berhadiah palsu, hingga jeratan pinjaman online (pinjol) lewat modus salah transfer. Melalui edukasi ini, diharapkan ibu-ibu PKK dapat menjadi garda terdepan di keluarga agar lebih cerdas, bijak, dan waspada dalam memilah informasi serta menggunakan media sosial.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusiasme dari para peserta. Ibu-ibu PKK Desa Panjang tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan, mulai dari menyimak materi hingga berdiskusi bersama mahasiswa. Suasana semakin hidup ketika para mahasiswa memberikan contoh kasus penipuan online yang sering terjadi di media sosial dan aplikasi pesan singkat. Beberapa peserta bahkan turut membagikan pengalaman pribadi terkait modus penipuan digital yang pernah mereka temui. Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling menarik dalam kegiatan penyuluhan tersebut. Ibu-ibu PKK Desa Panjang tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar modus penipuan online yang marak terjadi di media sosial dan aplikasi pesan singkat. Interaksi yang komunikatif dan penyampaian materi dengan bahasa sederhana membuat kegiatan edukasi ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menciptakan suasana penyuluhan yang menarik dan mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Penulis: Fika Debrina.P., Nafisa Maulidina, Mutiara Eka Safitri, Labibatun Najwa M., Ainur Rofiqoh, Sahla Nadzifa, Fat Hur Rohman.

 

No comments:

Post a Comment