Warta Journalism - Musyawarah Wilayah (Muswil) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Jawa Tengah–DIY tahun 2025 resmi digelar pada Sabtu–Minggu, 29–30 November 2025 di Desa wisata Karanggayam, Kebumen. Kegiatan dua hari ini menjadi momentum penting bagi seluruh Program Studi KPI se-Jawa Tengah dan DIY untuk melakukan evaluasi kinerja pengurus, merumuskan arah organisasi ke depan, hingga memilih ketua baru untuk periode selanjutnya.
Sejak rombongan peserta tiba, suasana keakraban langsung terasa. Para tamu disambut dengan pertunjukan seni khas Kebumen, yakni Tari Cepetan dan Kuda Lumping. Tidak hanya menonton, peserta juga diajak menari bersama sebagai bentuk penyambutan hangat dari tuan rumah. Momen ini menjadi pembuka yang penuh energi sebelum rangkaian musyawarah dimulai.
Agenda berlanjut pada sesi sarasehan yang dipandu oleh para alumni sekaligus demisioner Forkomwil KPI Jateng–DIY. Dalam forum ini, mereka menceritakan kembali sejarah perjalanan organisasi, dinamika kepengurusan, hingga proyek-proyek yang pernah dijalankan. Beberapa masalah aktual termasuk persoalan yang pernah muncul dibahas sebagai refleksi bersama. Semua cerita dan pengalaman tersebut menjadi dasar bagi kepengurusan berikutnya untuk menyusun strategi baru.
Memasuki inti kegiatan, rangkaian Muswil dilanjutkan dengan Sidang Tertib sebagai pembuka mekanisme sidang formal. Setelah itu, forum memasuki Sidang Pertanggungjawaban yang memuat evaluasi menyeluruh terhadap laporan pengurus sebelumnya. Setiap bidang dibahas secara rinci untuk memastikan kesinambungan program. Puncaknya adalah Sidang Pemilihan Ketua, yang menentukan figur pemimpin baru untuk mengarahkan Forkomwil KPI Jateng–DIY pada periode selanjutnya.
Dalam pemilihan tersebut, terpilih sebagai Koordinator Forkomnas KPI Wilayah 3 Jateng–DIY adalah Esa Wahyu Panuntun dari Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap. Sosok ini dipercaya mampu membawa energi baru sekaligus meneruskan program strategis yang telah dijalankan pada periode sebelumnya.
Memasuki hari kedua, suasana kegiatan dibuat lebih santai namun tetap berorientasi pada kebersamaan. Peserta mengikuti senam pagi bersama untuk menyegarkan tubuh, dilanjutkan outbound yang dirancang untuk mempererat kerja sama lintas kampus dan memperkuat solidaritas keluarga besar KPI wilayah Jateng–DIY.
Secara keseluruhan, Muswil KPI Jateng–DIY 2025 di Kebumen tidak sekadar menjadi forum formal musyawarah dan pemilihan ketua. Acara ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, dan penguatan jaringan antarpeserta. Dengan terpilihnya koordinator baru, diharapkan Forkomwil KPI Jateng–DIY semakin solid, adaptif, dan siap menjawab tantangan di periode mendatang.


No comments:
Post a Comment